Analisa Bagaimana Meminimasi Dampak Negatif Lingkungan
Dampak
negatif lingkungan cukup berbahaya bagi kelestarian alam dan sekitar. Hal
tersebut bisa berdampak buruk juga bagi alam. Dampak negatif dari lingkungan
tersebut diantaranya yaitu :
1. Pencemaran lingkungan.
2. Pemanasan global.
3. Dapat merusak lingkungan hidup.
4. Pencemaran atmosfer karena menipisnya
lapisan ozon akibat polusi.
5. Merusak hutan karena membuka lahan untuk industri,
dll.
Untuk
meminimasi dampak negatif tersebut, dilakukan beberapa tindakan serta
kegiatan-kegiatan pelestarian lingkungan seperti menerapkan prinsip 4R (Reduce, Reuse, Recycle, dan Replant), membuang
sampah pada tempatnya, penanaman pohon yang berguna untuk meningkatkan kembali
kadar oksigen, mencegah penebangan liar dan menerapkan sistem tebang pilih,
membuat sengkedan di daerah lereng pegunungan yang digunakan sebagai lahan
pertanian, mengelola sumber daya alam dengan baik dan masih banyak yang
lainnya. Sudah banyak lsm yang didirikan untuk membantu melawan kerusakan
lingkungan. Lsm tersebut membentuk sebuah kegiatan-kegiatan lingkungan yang
berguna memperbaiki dan mencegah kerusakan lingkungan itu datang kembali.
Dalam
perkembangan globalisasi banyak bermunculan teknologi canggih yang mendorong kehidupan
manusia, namun dalam perkembangan teknologi memiliki dampak terhadap lingkungan.
Dampaknya adalah Pemcemaran lingkungan yang disebabkan oleh limbah dan sampah
sisa dari proses produksi tersebut. Di Kota Denpasar pencemaran akibat limbah
dan sampah salah satunya terjadi di sungai Badung. Sungai yang berada di
kawasan perkotaan ini tercemar akibat limbah dan sampah, hal tersebut terlihat
dari banyaknya sampah-sampah yang menumpuk di bantaran sungai dan airnya yang
berwarna keruh serta berbau amis. Dalam Undang
Undang No 32 Tahun
2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup pada Pasal 1 angka
14 yang merumuskan Pencemaran lingkungan hidup adalah masuk atau dimasukkannya
makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup
oleh kegiatan manusia sehingga melampaui baku mutu lingkungan hidup yang telah
ditetapkan.
Limbah
dan sampah berpotensi besar dalam pencemaran lingkungan karena menyebabkan
menurunnya kualitas lingkungan hidup serta merusak ekosistem alaminya. Dampak
negatif dari menurunnya kualitas lingkungan hidup, baik karena terjadinya
pencemaran atau kerusakannya sumber daya alam adalah timbulnya ancaman atau
dampak negatif terhadap kesehatan, menurunnya nilai estetika, kerugian ekonomi
(economic cost), dan terganggunya sistem alami (natural system).
Dampak
negatif terhadap kesehatan masyarakat akan dirasakan dalam kurun waktu jangka
panjang. Dengan tercemarnya lingkungan hidup oleh limbah dan sampah nilai
estetika dari lingkungan tersebut akan
menurun, lingkungan yang tercemar tersebut akan terlihat kumuh dan tidak dapat digunakan untuk kepentingan
sehari-hari. Tercemarnya lingkungan juga akan mengganggu sistem alami dari
lingkungan tersebut, komponen yang
terdapat pada lingkungan tersebut akan menjadi rusak. Dampak dari tercemarnya
lingkungan hidup adalah rusaknya ekosistem alami serta berkurangnya baku mutu
lingkungan tersebut. Pada dasarnya lingkungan tersebut tercemar akibat kegiatan
manusia itu sendiri, baik melalui kegiatan industri ataupun kegiatan rumah tangga yang menghasilkan limbah
dan sampah. Di era sekarang pemerintah
harus lebih menggalakkan lagi kegiatan yang dapat menunjang pengelolaan dan
pengawasan terhadap lingkungan hidup. Serta pemerintah harus lebih mengawasi kegiatan-kegiatan
yang berhubungan dengan lingkungan.
Daftar Pustaka :
Komentar
Posting Komentar