Metode Pengumpulan Data


Metode Pengumpulan Data

Pengumpulan data merupakan langkah yang penting dalam penelitian. Data yang terkumpul akan digunakan sebagai bahan analisis dan pengujian hipotesis yang telah dirumuskan. Pengumpulan data harus dilakukan dengan sistematis, terarah dan sesuai dengan masalah penelitian. Teknik pengumpulan data erat hubungannya dengan masalah penelitian yang akan dicari solusinya. Pemilihan teknik dan alat pengumpulan data yang sesuai perlu diperhatikan. Penggunaan teknik dan alat pengumpulan data yang tepat dapat membantu pencapaian hasil (penyelesaian masalah) yang sahih (valid) dan handal (reliable).

Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum pengumpulan data dilakukan diantarnya :

  1. Jenis data yang diperoleh
  2. Sumber data
  3. Cara pengumpulan data, dan
  4. Jumlah data yang diperlukan

Berdasarkan Sumbernya data terbagi atas: data primer dan data sekunder. Lalu dimana perbedaan antara data primer dan data sekunder? Data primer merupakan informasi yang dikumpulkan peneliti langsung dari sumbernya, peneliti bertindak sebagai pengumpul data, membutuhkan waktu lama dan biaya tinggi serta keuntungannya dapat dipercaya. Sedangkan pada Data sekunder informasi dikumpulkan pihak lain, peneliti tidak langsung memperoleh data dari sumbernya dan peneliti betindak sebagai pemakai data.

Data sekunder dibagi dua kelompok berdasar sumbernya:

  1. Data internal yang tersedia di tempat penelitian dilakukan
  2. Data eksternal yang merupakan data perolehan dari pihak luar.

Menghemat waktu, biaya dan tenaga. Data yang diperoleh belum tentu sesuai dengan keinginan atau maksud peneliti, serta tidak diketahui dengan pasti kebenarannya.



Sumber Data Dan Metode Pengumpulan Data

Ada dua sumber data dan metode pengumpulan data, dua hal tersebut yaitu :

1.   Data Primer

Data penelitian yang diperoleh sendiri melalui :

•Wawancara, Observasi, Tes,

•Kuesioner (Daftar Pertanyaan)

•Pengukuran Fisik

•Percobaan Laboratorium

2.   Data Sekunder

Data yang diperoleh dari sumber kedua, dokumentasi lembaga :

•Biro Pusat Statistik (BPS)

•Rumah sakit

•Lembaga atau institusi



Metode Pengumpulan Data

1.      Kuesioner

Kuesioner adalah daftar pertanyaan tertulis yang ditujukan kepada responden. Jawaban responden atas semua pertanyaan dalam kuesioner kemudian dicatat/direkam

2.      Observasi

Pengamatan melibatkan semua indera (penglihatan, pendengaran, penciuman, pembau, perasa). Pencatatan hasil dapat dilakukan dengan bantuan alat rekam elektronik.

3.      Wawancara

Pengambilan data melalui wawancara /secara lisan langsung dengan sumberdatanya, baik melalui tatap muka atau lewat telephone, teleconference. Jawaban responden direkam dan dirangkum sendiri oleh peneliti.

4.      Dokumen

Pengambilan data melalui dokumen tertulis mamupun elektronik dari lembaga/institusi. Dokumen diperlukan untuk mendukung kelengkapan data yang lain. Dalam pengumpulan data penelitian membutuhkan suatu instrumen. Instrumen ini dibutuhkan untuk pengambilan data untuk penelitian baik penelitian kualitatif maupun penelitian kuantitatif. Instrumen penelitian adalah alat atau fasilitas yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data agar pekerjaannya lebih mudah dan hasilnya lebih baik dalam arti lebih cermat, lengkap, dan sistematis sehingga lebih mudah diolah.



Referensi :


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Standar Teknik

Pengertian Etika

DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF BAGI LINGKUNGAN